Monthly Archives: Agustus 2016

Tasqif dan FSLDK UKM UKKI Universitas Narotama Surabaya

WhatsApp Image 2016-08-21 at 23.30.38

Kegiatan Tasqif dilaksanakan di dalam Masjid Al Hidayah Kampus UBAYA Trenggilis pada minggu, 21 agustus 2016 pukul 08.00 wib sd 17.00 wib di ikuti oleh pengurus UKM UKKI Universitas Narotama Surabaya yaitu Dyah Arum Wigati dan Nadia Amanda Saifulloh. Peserta melakukan registrasi terlebih dahulu diiringi pemutaran video FSNAS dan FSLDKN. Kemudian pembukaan kajian oleh Komisi A, dilanjut dengan tilawah oleh peserta. Pukul 09.00  kajian tasqif  di mulai dengan tema “ Sejarah Perkembangan Islam di Tanah Nusantara “ yang disampaikan Ustad Isa. Setelah kajian,  sesi tanya jawab  dan pemberian sertifikat pembicara selesai acara di lanjut dengan pengarahan dari FSLDK tentang program FSDA ke Riau yang setidaknya setiap LDK mengirim 1 anak delegasi untuk di kirim, kemudian acara di tutup oleh Komisi A pada pukul 11.30. Selesai Ishoma pada pukul 13.00  kegiatan Lomba FSLD Cup di mulai. Pada Lomba ini Ikhwan dan Akhwat di pisah dengan lomba yg sudah d persiapkan maing-masing. Ada 4 lomba yang harus di selesikan oleh kelompok-kelompok dari Akhwat yaitu lomba Bola sarung, Fashion show, Pencaraian berlian dan Isi air. Lomba ditutup dengan pengumuman dan penyerahan hadiah kepada pemenang  dilanjut dengan sesi foto-foto oleh Panitia.

Upacara Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-71 UNNAR

SAMSUNG CSC

Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-71 diperingati oleh civitas akademika Universitas Narotama (UNNAR) dengan melaksanakan Upacara Bendera pada hari Rabu, 17 Agustus 2016 pukul 06.30-07.00 WIB di halaman depan kampus Jl. Arief Rachman Hakim 51 Surabaya. Bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) Rektor UNNAR Hj. Rr. Iswachyu Dhaniarti DS, ST, M.HP. Peserta upacara terdiri dari para dosen, tenaga kependidikan dan seluruh mahasiswa baru UNNAR. Nampak hadir mengikuti upacara Ketua Yayasan Pawiyatan Gita Patria (YPGP) HR Djoko Soemadijo, L Soepomo SW (Pembina YPGP), Dr. Arasy Alimudin, MM (Warek I), dan Dr. IA Budhivaja, SH, MH (Warek II). Rektor yang mengutip pidato Kemenristek Dikti mengatakan, Indonesia menapak di jalan yang telah dibangun oleh founding fathers bangsa kita, untuk mewujudkan sebuah negara yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong. Mari kita bersama untuk bekerja secara nyata meneruskan pembangunan. Hanya melalui kerja nyata, cita-cita mulia bangsa kita sebagaimana ditegaskan dalam Pembukaan UUD 1945 dapat diwujudkan, yakni dapat berdiri kokoh sebagai bangsa yang berdaulat. Kesadaran akan hal inilah yang mendasari pencanangan Gerakan Nasional “Indonesia Kerja Nyata” dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-71.

Cheerleading Coach Examinination Class 1 Indonesia

13876214_10153840389203295_5197031419310404619_n

Cheerleading Coach Examinination Class 1 Indonesia dilaksanakan pada Jum’at – minggu, 5-7 agustus 2016 di Plaza Gedung E Universitas Narotama Surabaya. Cheerleaders atau pemandu sorak layak sebuah kata yang sering kita dengar sebagai salah satu penyemarak dan penyemangat dalam beberapa kegiatan olahragabergengsi. Namun dalam kenyataannya, kini naman tersebut telah menjelma menjadi salah satu cabang olahraga yang diakui secara umum. Tidak lagi dipandang sebelah mata sebagai sekumpulan pemudi “centil” yang hanya bersorak dengan keras dan memberikan semangat pada tim olahraga yang sedang berlaga saja. Kini cheerleading telah berevolusi menjadi salah satu cabang olahraga yang telah diakui eksistensinya dan layak di perhitungkan dalam dunia olahraga.

Seminar BEM Fakultas Ilmu Komputer Waspada Kejahatan Cyber

SAMSUNG CSC

As long as you have pattern, then you are able to hack. No system is safe. Selama Anda memiliki pola, maka Anda dapat di-hack. Tidak ada sistem yang aman. Pesan ini yang diingatkan David Surya Putra dari Surabaya Hacker Link dalam Seminar Akbar tema Waspada Kejahatan Cyber yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Narotama (UNNAR) di Conference Hall, Selasa (2/8/2016). Seminar dengan beragam peserta mulai komunitas hacker, dari institusi Polri, TNI-AL, Pemkot, institusi pendidikan dan mahasiswa tersebut juga menghadirkan narasumber pakar dari Indonesia Security Incident Response Team On Internet Infrastructure (ID-SIRTII/CC) Iwan Sumantri (Wakil Ketua IDSIRTII). David Surya mengatakan, selama ada celah, sistem apapun bisa diretas. Apa saja yang bisa diretas (hack)? Antara lain email, WiFi, kartu kredit, CCTV, human brain, dan sistem yang memiliki celah. Peretas juga dapat masuk melalui pola berpikir kita yang terungkap dari jejaring sosial.